Ikut Workshop pelatihan Literasi, Mahasiswa PBSI Univet Bantara Tingkatkan Skill Kepenyiaran

Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bahasa Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo menyelenggarakan Pelatihan Literasi di lantai 3 Gedung H pada Rabu (29/4/2026) dengan menghadirkan Ichwan Prasetyo, jurnalis sekaligus Manager Project Management Solopos Media Group, sebagai narasumber utama. Kegiatan ini menjadi ruang penguatan literasi akademik yang tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga praktik penulisan opini di media massa.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa semester 6 Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) FKIP Univet Bantara turut berperan aktif sebagai peserta sekaligus representasi dari implementasi pembelajaran praktis, khususnya dalam mata kuliah kepenyiaran. Kehadiran mahasiswa tidak hanya sebagai penerima materi, tetapi juga sebagai subjek yang terlibat dalam proses pembelajaran berbasis pengalaman.

Mahasiswa semester 6 PBSI memiliki posisi strategis dalam kegiatan ini karena berada pada fase akhir studi yang menuntut penguatan kompetensi profesional. Mereka memanfaatkan pelatihan ini untuk mengasah kemampuan menulis opini, membangun argumen berbasis data, serta mengembangkan kepekaan terhadap isu-isu sosial yang relevan. Hal ini selaras dengan capaian pembelajaran yang menekankan literasi kritis dan kemampuan komunikasi publik.

Selama pelatihan berlangsung, mahasiswa menunjukkan keterlibatan aktif melalui diskusi, tanya jawab, serta praktik penyusunan opini. Mereka tidak hanya memahami struktur penulisan opini, tetapi juga dilatih untuk mengaitkan gagasan dengan konteks sosial yang lebih luas. Aktivitas ini menjadi bentuk konkret penerapan teori kepenyiaran, terutama dalam menyusun pesan yang komunikatif, persuasif, dan bertanggung jawab.

Selain itu, mahasiswa juga berperan sebagai agen diseminasi pengetahuan, di mana keterampilan yang diperoleh dalam pelatihan ini diharapkan dapat diterapkan dalam berbagai bentuk komunikasi, baik dalam media penyiaran, penulisan, maupun kegiatan akademik lainnya. Kemampuan ini menjadi penting dalam menjembatani antara dunia akademik dan kebutuhan masyarakat.

Dari sudut pandang akademik, keterlibatan mahasiswa semester 6 PBSI dalam kegiatan ini memperlihatkan integrasi antara kurikulum dan praktik lapangan. Pelatihan ini tidak hanya memperkuat aspek kognitif, tetapi juga mengembangkan keterampilan afektif dan psikomotorik, khususnya dalam berpikir kritis, berargumentasi, dan menyampaikan gagasan secara sistematis.

Secara keseluruhan, peran mahasiswa semester 6 PBSI dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa mereka tidak hanya sebagai peserta pasif, tetapi sebagai calon profesional yang sedang mempersiapkan diri untuk terjun ke dunia kerja. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membentuk kompetensi literasi, komunikasi, dan kepenyiaran yang relevan dengan tuntutan zaman serta kebutuhan masyarakat.

Pardyatmoko, M.Pd., selaku dosen pengampu mata kuliah kepenyiaran di Program Studi PBSI FKIP Univet Bantara, menyampaikan bahwa keikutsertaan mahasiswa semester 6 dalam pelatihan literasi ini merupakan bagian strategis dari pembelajaran berbasis praktik. Ia menegaskan bahwa workshop tersebut dirancang untuk menjembatani teori yang diperoleh di kelas dengan pengalaman nyata di lapangan, khususnya dalam keterampilan menulis, menyusun naskah, dan menyampaikan informasi secara komunikatif. Menurutnya, melalui kegiatan ini mahasiswa tidak hanya dilatih untuk berpikir kritis dan responsif terhadap isu-isu aktual, tetapi juga didorong untuk mampu menghasilkan karya opini yang berkualitas dan bertanggung jawab sebagai bagian dari kompetensi kepenyiaran dan komunikasi publik. (Admin)