Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Gelar Rapat Koordinasi Persiapan Akademik dan Akreditasi

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) menyelenggarakan rapat koordinasi pada Rabu, 11 Maret 2026, yang diikuti oleh seluruh dosen di lingkungan program studi. Rapat tersebut membahas berbagai agenda strategis, mulai dari persiapan kegiatan akademik, peningkatan jumlah mahasiswa baru, hingga langkah-langkah persiapan akreditasi program studi. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan tata kelola program studi.

Dalam sambutannya, Ketua Program Studi PBSI, Dr. Muhlis Fajar Wicaksana, M.Pd., menyampaikan pengantar sekaligus menekankan pentingnya kolaborasi seluruh dosen dalam mendukung kemajuan program studi. Salah satu fokus utama yang dibahas adalah upaya peningkatan jumlah mahasiswa baru melalui berbagai kegiatan, termasuk pengabdian kepada masyarakat di sekolah-sekolah. Melalui kegiatan tersebut, dosen diharapkan dapat memperluas jejaring sekaligus memperkenalkan Program Studi PBSI kepada masyarakat secara lebih luas.

Rapat juga menyoroti persiapan akreditasi Program Studi PBSI yang direncanakan maksimal diunggah pada Maret 2028, mengingat masa berlaku akreditasi akan berakhir pada 30 Oktober 2028. Dalam rangka mendukung persiapan tersebut, seluruh dosen didorong untuk mulai menyusun kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat secara mandiri sebagai ketua kegiatan. Setiap dosen diharapkan dapat melaksanakan minimal satu penelitian dan satu kegiatan pengabdian kepada masyarakat setiap semester yang berskala nasional, dengan periode evaluasi meliputi tahun akademik 2023/2024 hingga 2026/2027.

Selain itu, program studi juga merencanakan pemetaan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berskala internasional. Dosen yang ditunjuk nantinya diharapkan dapat menjalankan program tersebut secara optimal dan penuh tanggung jawab. Dalam rapat tersebut juga disampaikan bahwa kegiatan perkuliahan aktif akan dimulai pada 25 Maret 2026 sehingga seluruh dosen diminta menyiapkan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) serta materi perkuliahan secara matang.

Dalam upaya memperkuat kualitas pembelajaran, perkuliahan yang bersifat praktik diharapkan dapat dikolaborasikan dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Kerja sama tersebut diarahkan untuk mendukung penyusunan Implementation Arrangement (IA) atau Memorandum of Agreement (MoA) yang dapat menjadi instrumen tambahan dalam pengisian borang akreditasi, khususnya pada bidang industri penerbitan, kepenyiaran, serta Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Sementara itu, perkuliahan berbasis proyek maupun portofolio diharapkan mampu menghasilkan produk nyata dari mahasiswa dengan pendampingan yang terarah dan terukur.

Sebagai langkah penguatan akademik ke depan, Program Studi PBSI juga merencanakan peninjauan kembali kurikulum dan VMTS (Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi) pada akhir semester. Selain itu, pada pertengahan semester akan diagendakan kegiatan penulisan kembali buku ajar Bahasa Indonesia yang ditujukan untuk melengkapi referensi pembelajaran di perguruan tinggi. Rapat juga menegaskan pentingnya optimalisasi proses pembimbingan tugas akhir agar mahasiswa dapat lulus tepat waktu, termasuk wacana pengembangan bentuk tugas akhir berupa artikel ilmiah bagi mahasiswa reguler dan buku cetak maupun daring bagi mahasiswa Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Rapat ditutup dengan penyampaian informasi mengenai rencana pengukuhan Guru Besar, Prof. Dewi Kusumaningsih, M.Hum., yang diharapkan semakin memperkuat atmosfer akademik di lingkungan program studi. Admin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *