PBSI FKIP UNIVET BANTARA Perkuat Peran Akademik melalui Kolaborasi Program BIPA UIN Raden Mas Said Surakarta

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) FKIP Universitas Veteran Bangun Nusantara terus menunjukkan komitmennya dalam pengembangan pembelajaran bahasa Indonesia berbasis internasional melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di UIN Raden Mas Said Surakarta. Kegiatan yang berlangsung pada 19 Mei 2026 tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi akademik antarperguruan tinggi sekaligus memperluas kontribusi PBSI FKIP UNIVET BANTARA dalam pengembangan program BIPA.
Kehadiran Sekretaris Program Studi PBSI FKIP UNIVET BANTARA, Pardyatmoko, M.Pd., menjadi salah satu sorotan dalam kegiatan tersebut. Partisipasi ini menunjukkan keseriusan PBSI FKIP UNIVET BANTARA dalam mendukung penguatan pembelajaran Bahasa Indonesia bagi penutur asing melalui kolaborasi akademik, pertukaran pengalaman pembelajaran, serta pengembangan program magang mahasiswa.
Rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana akademik dan budaya yang interaktif, mulai dari pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars UIN Raden Mas Said Surakarta, penampilan pembacaan puisi, hingga koordinasi program magang peserta BIPA. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang pembelajaran bahasa, tetapi juga menjadi sarana penguatan diplomasi budaya Indonesia di tingkat internasional.

Sementara itu, Ketua BIPA Siti Isnaniah menegaskan bahwa kolaborasi akademik seperti ini membuka peluang besar dalam pengembangan inovasi pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing. Selain memperkuat kualitas pembelajaran, sinergi tersebut juga memberikan pengalaman akademik dan budaya yang lebih luas bagi mahasiswa maupun peserta BIPA.
Melalui keterlibatan aktif dalam program ini, PBSI FKIP UNIVET BANTARA menunjukkan perannya sebagai program studi yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi global dalam pengembangan pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia. Kolaborasi ini diharapkan mampu menjadi langkah strategis dalam memperkuat eksistensi bahasa Indonesia di tingkat internasional sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan bahasa Indonesia yang relevan dengan tantangan global masa kini. Admin.