Laela Khasanatul Khotijah: Mahasiswi PBSI FKIP UNIVET BANTARA Berperan Aktif dalam Program Pemberdayaan Masyarakat PM-BEM 2025

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) kembali menorehkan kontribusi nyata melalui keterlibatannya dalam Program Pemberdayaan Masyarakat oleh BEM (PM-BEM) 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. Program ini mengusung tema “Pemberdayaan Peternak dan Karang Taruna di Desa Sirnoboyo Wonogiri Melalui Pengembangan Pakan Ternak Berbasis Trembesi untuk Mendukung Swasembada Pangan Nasional” dan menjadi wujud kolaborasi strategis antara dosen, mahasiswa, serta masyarakat desa.
Salah satu mahasiswa yang terlibat aktif dalam program ini adalah Laela Khasanatul Khotijah, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) semester V. Sebagai anggota Tim PM-BEM Univet Bantara 2025, Laela berperan dalam berbagai tahapan kegiatan, mulai dari persiapan, pelaksanaan, hingga pendampingan masyarakat. Keterlibatannya mencerminkan peran mahasiswa PBSI yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu berkontribusi secara nyata dalam program pemberdayaan masyarakat lintas disiplin.
Dalam rangkaian kegiatan awal, Laela turut serta dalam proses koordinasi, pelatihan internal, serta pendampingan sosialisasi kepada masyarakat Desa Sirnoboyo. Ia berkontribusi dalam kegiatan penyuluhan, pendampingan Karang Taruna, serta membantu proses komunikasi dan edukasi kepada masyarakat sasaran, khususnya dalam menyampaikan konsep pemanfaatan daun trembesi sebagai bahan pakan ternak alternatif yang inovatif dan berkelanjutan.

Selama pelaksanaan program di lapangan, Laela juga terlibat aktif dalam kegiatan praktik, seperti pengolahan bahan pakan ternak berbasis trembesi, pendampingan uji coba pengomboran sapi dan kambing, serta kegiatan kerja bakti dan pembangunan demonstration plot (demplot) produksi pakan ternak “TremboFeed”. Keterlibatannya menunjukkan peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang mampu bekerja kolaboratif dengan dosen, karang taruna, dan masyarakat desa.
Selain program inti, Laela bersama tim PM-BEM turut berpartisipasi dalam kegiatan tambahan yang bersifat sosial dan edukatif, seperti bakti sosial di sekolah dasar, kerja bakti pertanian, serta sosialisasi pemasaran dan digital marketing. Kegiatan-kegiatan ini memperkuat nilai kepedulian sosial, gotong royong, dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus menjadi ruang pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu dan keterampilan yang dimiliki.
Melalui keterlibatan aktif mahasiswa seperti Laela Khasanatul Khotijah, Program PM-BEM Univet Bantara 2025 diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat Desa Sirnoboyo, sekaligus menjadi sarana pembentukan karakter mahasiswa yang peduli, adaptif, dan berdaya saing. Program ini menjadi bukti bahwa mahasiswa PBSI Univet Bantara tidak hanya berperan dalam pengembangan bahasa dan sastra, tetapi juga mampu berkontribusi nyata dalam pembangunan masyarakat dan penguatan ketahanan pangan nasional. (Admin)