Mengukir Prestasi Nasional: Dr. Muhlis Fajar Wicaksana, M.Pd. Terpilih Sebagai Tim Penilai Buku Teks Kemdikbudristek

(UNIVET) dengan bangga mengumumkan prestasi membanggakan dari salah satu dosennya, Dr. Muhlis Fajar Wicaksana, M.Pd., Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) FKIP. Beliau baru-baru ini dinyatakan lolos sebagai anggota tim penilai buku teks di Pusat Perbukuan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek).

Terpilihnya Dr. Muhlis sebagai tim penilai bukan hanya menjadi pengakuan atas kompetensi akademik dan pengalaman beliau, tetapi juga menegaskan kontribusi UNIVET BANTARA dalam mendukung pengembangan pendidikan nasional. Tim penilai buku teks memegang peranan penting dalam memastikan kualitas buku pelajaran yang digunakan di seluruh sekolah Indonesia.

Sebagai anggota tim penilai, Dr. Muhlis akan berkontribusi dalam menilai kelayakan isi, kesesuaian kurikulum, serta kualitas pedagogis buku teks. Peran ini menuntut ketelitian, wawasan luas, dan pemahaman mendalam tentang bahasa dan sastra Indonesia agar materi ajar dapat diterima secara optimal oleh peserta didik.

Partisipasi Dr. Muhlis di tingkat nasional diharapkan dapat membawa dampak positif terhadap mutu pendidikan. Buku teks yang dinilai dan diseleksi oleh tim profesional seperti beliau menjadi salah satu fondasi penting dalam pembelajaran yang efektif, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik di era modern.

ihak Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIVET BANTARA menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Dr. Muhlis Fajar Wicaksana. Prestasi ini tidak hanya membanggakan secara pribadi, tetapi juga mengharumkan nama universitas di kancah pendidikan nasional.

Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi pendidikan Indonesia. UNIVET BANTARA percaya bahwa kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan lembaga pemerintah akan terus menghasilkan karya-karya yang memperkuat kualitas pendidikan nasional. Admin.